Skip to main content

Radio Fest 2021 #LebihBaikBarengan

Hai hai semuanya,

Kali ini aku mau berbagi cerita aku dan bandku The Threes, mengikuti sebuah kompetisi yang diadakan Mahaka Radio Integra (MARI) Group yang menanungi radio favorit kalian yaitu Gen 98.70 FM, Jak 101.00 FM, Mustang 88.00 FM, KIS 95.10 FM, HOT 93.20 FM, dan MOST 105.80 FM, radio mana nih yang kalian suka denger?

Jadi, cerita ini berawal dari suami saya yang merangkap sebagai bassist band The Threes yang melihat sebuah postingan instagram @anak.radio mengenai Radio Fest Music Submission. Jadi, anak radio bakalan bikin event Radio Fest 2021 yang rencananya diadakan di bulan September 2021, nah pemenang dari Radio Fest Music Submission ini bakalan berkesempatan untuk perform bareng musisi-musisi keren yang pastinya udah terkenal yah, dan juga bakalan di kontrak ekslusif dengan label Orca Music.

Nah, suami saya ini diam-diam mendaftarkan The Threes nih sampai suatu saat ketika udah mau pengumuman TOP 20, dia baru bilang ke anggota The Threes bahwa dia mendaftarkan band kami. Sehari sebelum pengumuman, dia bilang "Siap-siap ya kita manggung lagi" padahal belom ada tuh pengumuman resmi dari @anak.radio nya hahaha, dan kemudian tiba-tiba ada email masuk yang mengabarkan bahwa The Threes lolos dong TOP 20 Music Submission dari ratusan musisi yang daftar kami kepilih jadi 20 besar hahaha, rasanya seneng banget pastinyaaa sih dan gak nyangka bisa dikasih kesempatan emas ini.

Setelah lolos, kami diundang meeting virtual tentunya melalui Zoom dengan 19 musisi lainnya yang lolos dan juga panitia yang memberikan briefing untuk selanjutnya. Setelah menerima briefing, kemudian drama dimulai haha. The Threes yang udah lama gak manggung dikasih waktu 2 minggu persiapan untuk taping performance membawakan 3 lagu. Kondisi saat itu, drummer kami tinggal di Kalimantan nan jauh disana, additional guitarist dan keyboardist yang biasa kami minta tolong Qadarullah tidak bisa ikut perform di tanggal yang ditentukan. Jadilah kami langsung menghubungi teman-teman lain yang available di Jakarta dalam kurun waktu 2 minggu saja, dan latihan masuk studionya pun hanya di hari Sabtu dan Minggu selama 3 jam, dan Seninnya sudah harus perform, wow amazing kan hahaha.

Drama lainnya yaitu masalah kostum panggung, ya kita udah lama kan ya gak manggung, baju juga udah pada gak muat yang lama, akhirnya alhamdulillah kita beli deh tuh baju online wkwkw, Alhamdulillah sesuai keinginan sih untuk bajunya. Sementara suamiku sempet ada sedikit drama nih, jadi celana yang dia beli masih kegedean dan akhirnya harus di rombak di tukang jahit, eh tapi H-1 acara celananya masih belum jadi juga dan akhirnya gajadi dah tuh celana yang baru dibeli dipake hahaha, btw sampai sekarang tuh celana masih di tukang jahit belum sempet diambil gara-gara abis itu kita berdua kena covid haha.

Sampai akhirnya tibalah di hari performance, kami diharuskan periksa genose terlebih dahulu sebelum melakukan kegiatan taping, dan hari itu juga pertama kalinya aku mencoba periksa genose-19 , jujur enak banget sih kalau emang genose bisa dijadikan tolak ukur terkena covid atau engga, karena selain murah juga gak nyiksa pengambilan samplenya haha, tinggal menghembuskan napas doang udah bisa ketauan hasilnya tuh, tapi kalau untuk akurasinya aku juga belum terlalu paham ya karena sampai saat ini yang menjadi tolak ukur ya tetap PCR hehe.

Kami diberikan waktu untuk taping selama 1 jam, sudah termasuk persiapan untuk make up, ganti baju, sound check, dan juga taping selama 30 menit. Alhamdulillah dalam sekali take kami bisa langsung selesai tanpa ada kendala apapun sih, kecuali aku yang sempat nge-blank dan akhirnya lupa lirik wakakakak, padahal lagu sendiri masih aja ada acara lupa lirik, bener-bener pengalaman deh itu karena biasanya seumur-umur manggung gapernah lupa lirik kalau lagu sendiri mah.

Akhirnya kemarin sudah diumumkan pemenang untuk Radio Fest 2021 ini, walaupun kami belum beruntung, namun secara pribadi aku udah seneng banget karena berhasil ikut serta dan mendapat pengalaman dan kenalan dengan orang-orang hebat di dunia musik dan radio. Semoga rejeki The Threes nantinya bisa diundang lagi di event MARI yaaa hehe, amiiinnn...











Comments

Popular posts from this blog

Krisis Identitas Diri

Hai kamu, iya kamu yang lagi membaca tulisan ini. Bolehkah aku bertanya padamu, siapa kamu? Siapa namamu? Apa kabarmu? Apakah kamu bahagia? Apa cita-citamu? Apa tujuan hidupmu? Rasanya terlalu banyak pertanyaan yang ku sampaikan. Apakah kamu bisa menjawab semua pertanyaan itu? Jika aku yang ditanya olehmu, sepertinya belum tentu aku bisa menjawabnya. Saat malam, ah sepertinya siang juga pernah bertanya kepadaku mengenai hal ini, aku terkadang hanya bisa terdiam sejenak, kembali menanyakan diriku juga, siapa sebenarnya aku? Apa tujuan hidupku? Apakah aku sudah bahagia? Dianugerahi title seorang ibu, istri, dan wanita sendiri sangat aku syukuri, walaupun terkadang title itu membuat aku kebingungan akan jati diriku sendiri. Apakah aku seorang ibu yang harus merawat anakku, atau seorang istri yang harus mendampingi suami sampai melupakan kebutuhanku sendiri sebagai seorang wanita dan manusia ? Bahkan, aku pun juga harus ingat bahwa aku adalah seorang anak yang harus membahagiakan ora...

Tummypedia - 3 Langkah Hebat Dukung Kesehatan Perut Anak

Halo mommies, apa kabarnya? Semoga masih waras menemani kegiatan si kecil selama pandemi ini ya. Apakah si kecil sudah buang air besar hari ini? Jangan lupa selalu dipantau ya mom, karena pencernaan itu ibarat otak kedua bagi manusia.  Apakah mom sudah tahu kriteria pencernaan yang baik? Kalau belum aku mau berbagi sedikit ilmu dari webinar yang diadakan @bebeclub Bersama dr. Gia Pratama (Pemerhati Kesehatan Anak) mengenai mitos-mitos masalah perut si kecil yang sering salah, kriteria pencernaan yang baik, serta tips untuk menjaga kesehatan penceraan anak. Aku coba sharing mengenai kriteria pencernaan yang baik dulu ya mom. Menurut dr. Gia, berikut merupakan beberapa kriteria pencernaan yang baik : Frekuensi buang air besar teratur, 1-2 hari sekali, jika sudah lebih dari 4x maka terindikasi diare, 2-3 hari sekali terindikasi konstipasi. Konsistensi feses tidak keras dan tidak encer. Buang gas dan sendawa. Berat badan dan mood anak stabil dan terjaga dengan baik. Kulitnya seh...

Speech Delay

Hai mommies, kembali lagi dengan ceritaku yang gak jauh-jauh dari anak ya hahaha, semoga belum bosen bacanya. Kali ini, aku mau sedikit cerita mengenai pengalamanku mempunyai anak yang didiagnosis oleh dokter mengalami speech delay. Apa sih speech delay itu? Speech delay yang memiliki artian keterlambatan bicara pada anak. Keterlambatan bicara ini dapat diukur berdasarkan usianya. Keterlambatan bicara ini bisa dideteksi mulai usia 2 bulan, jika anak tidak mengeluarkan suara, bisa jadi kedepannya anak tersebut akan mengalami keterlambatan bicara.  Kasus yang terjadi di anakku ini mulai aku deteksi ketika dia berumur 18 bulan. Disaat seharusnya di umurnya 18 bulan sudah bisa mengucapkan 1-2 kata secara jelas seperti "mama" dan "papa" , anakku masih belum bisa melakukannya. Sebagai acuan tumbuh kembang anakku, aku menggunakan tabel denver ii, mungkin nanti aku akan bahas lebih lengkap lagi mengenai tabel denver ini ya (sekarang kita kembali fokus ke speech delay haha)....