Skip to main content

Posts

Long Distance Ramadhan (LDR)

Bener kata Dilan, jangan rindu berat. Ngerasa gak sih LDR selama Ramadhan dengan keluarga itu lebih berat daripada LDR pas pacaran? Hahaha sok iye mentang-mentang udah nikah yaaa. 2 tahun belakangan ini semenjak negara corona menyerang, kegiatan yang biasanya hanya pas Ramadhan bisa dilakukan seperti buka puasa bersama dan solat tarawih di masjid tuh jadi sulit ya dilakukan, karena aku sendiri gamau merugikan orang-orang terdekatku. Terlebih lagi larangan mudik, yang membuat suamiku gak bisa pulang ke kampung halamannya pas lebaran. Sedih sih pasti, alhamdulillahnya rumah orang tuaku masih dekat dan tidak ada larangan mudik dari tangsel ke jaksel kan ya hahaha jadi lumayan gaperlu masak ketupat, sayur, rendang, dan semur sendiri hahaha. Kok gaada opor? Iya, karena mamaku orang betawi jadinya dari dulu gapernah tuh bikin opor ayam selama lebaran yang ada semur hihihi, kalau di rumah kalian ada hidangan apa aja? Sebagai kuncen Jakarta selama lebaran sebelum nikah, alhamdulillah aku akhir...

Hikmah Kadaluarsa

Halo beauties (cieee beauties, kalau udah manggil beauties berarti udah tau kan nih arahnya mau kemana hahaha). Seneng banget nih kali ini aku mau kasih info tempat aku belanja alat tempur perlenongan dan perkondangan serta perngontenan aku (apasih ini bahasanya haha), intinya aku mau share salah satu tempat belanja make-up dan skincare online favoritku, ada yang udah tau belum kira-kira dimana? Kalau kamu menjawab SOCIOLLA , yes selamat kamu benar dan mendapat hadiah tepuk tangan online dari aku hihihi, engga deng bakalan ada hadiah dari aku berupa KODE VOUCHER yang bisa kamu pakai untuk belanja wihihih, who's excited ????? Simak sampai akhir dulu ya postinganku yang ini. Mulai darimana ya kira-kira ceritanya? Suka bingung kadang memulai cerita tuh hehe. Hmmm, kita mulai dari semenjak pandemi ini ya dan juga semenjak 2 tahun sudah tidak bekerja. Jadi, semenjak pandemi, yang menyebabkan kita gabisa ke mall secara bebas, serta make up dan skincare yang pada kadaluarsa semua saking...

Perawatan Luka Yang Baik dan Benar

Halo semuanya, gimana puasanya lancar? Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa ini ya. Amiiinn. Aku mau cerita sedikit nih, kemarin anakku habis jatuh dari sepeda. Sebenernya kalau jatuhnya sih udah sering, tapi kalau sampai luka baru sekarang nih hahaha alhamdulillah anak ajaib ya emang. Sebagai ibu yang baru punya anak pertama pasti bakalan panik sih anak umur 2,5 tahun jatuh dari sepeda dan luka berdarah di tangan dan kakinya, untuk itu penting banget sih buat sang ibu untuk berinvestasi ilmu seperti yang pernah aku bahas di tulisanku ini . Alhamdulillahnya, sebelum kejadian jatuh dan luka ini, aku baru aja ikut webinar bareng Hansaplast mengenai mitos & fakta perawatan luka (ilmunya kepake beneran bun ini). Nah, kali ini aku mau sedikit berbagi beberapa ilmu yang aku dapat ya untuk perawatan luka ini. Mungkin kita bisa mulai dari menjawab beberapa pertanyaan dibawah ini, apakah mitos atau fakta ya? Luka sembuh lebih baik ketika dibiark...

Review Softex Celana Menstruasi

Hai semua, kali ini aku mau review salah satu produk yang dibutuhkan perempuan setiap bulannya. Namun, produk ini bukan sekedar pembalut menstruasi biasa, melainkan berbentuk celana. Produk ini seperti menjawab kegalauan aku yang menstruasi hari kedua sampai ketiganya tuh heavy flow banget, padahal udah pake yang panjangnya 36cm sampai 42cm, tapi kadang masih bocor juga (heran banget). Sebetulnya, sehabis melahirkan juga pernah sih pakai popok dewasa yang bentuk celana, kalau gak salah sih waktu itu Oktober tahun 2018 belum ada produk ini ya, tapi untuk celana yang khusus menstruasi ini menurut Mbah Google baru launching di 1 Desember 2018. Jujur, aku juga baru tau produk ini tuh sekitar tahun 2020 deh haha, mau beli tapi masih maju mundur, pas banget kemarin aku dapat sample nya dari tempat sewa mainan Kai di gigel hahah, jadi sekalian kita review yuk, siapa tau membantu buat yang masih ragu mau beli. Pertama, mari kita lihat spesifikasi produknya. Merk       ...

Tummypedia - 3 Langkah Hebat Dukung Kesehatan Perut Anak

Halo mommies, apa kabarnya? Semoga masih waras menemani kegiatan si kecil selama pandemi ini ya. Apakah si kecil sudah buang air besar hari ini? Jangan lupa selalu dipantau ya mom, karena pencernaan itu ibarat otak kedua bagi manusia.  Apakah mom sudah tahu kriteria pencernaan yang baik? Kalau belum aku mau berbagi sedikit ilmu dari webinar yang diadakan @bebeclub Bersama dr. Gia Pratama (Pemerhati Kesehatan Anak) mengenai mitos-mitos masalah perut si kecil yang sering salah, kriteria pencernaan yang baik, serta tips untuk menjaga kesehatan penceraan anak. Aku coba sharing mengenai kriteria pencernaan yang baik dulu ya mom. Menurut dr. Gia, berikut merupakan beberapa kriteria pencernaan yang baik : Frekuensi buang air besar teratur, 1-2 hari sekali, jika sudah lebih dari 4x maka terindikasi diare, 2-3 hari sekali terindikasi konstipasi. Konsistensi feses tidak keras dan tidak encer. Buang gas dan sendawa. Berat badan dan mood anak stabil dan terjaga dengan baik. Kulitnya seh...

Krisis Identitas Diri

Hai kamu, iya kamu yang lagi membaca tulisan ini. Bolehkah aku bertanya padamu, siapa kamu? Siapa namamu? Apa kabarmu? Apakah kamu bahagia? Apa cita-citamu? Apa tujuan hidupmu? Rasanya terlalu banyak pertanyaan yang ku sampaikan. Apakah kamu bisa menjawab semua pertanyaan itu? Jika aku yang ditanya olehmu, sepertinya belum tentu aku bisa menjawabnya. Saat malam, ah sepertinya siang juga pernah bertanya kepadaku mengenai hal ini, aku terkadang hanya bisa terdiam sejenak, kembali menanyakan diriku juga, siapa sebenarnya aku? Apa tujuan hidupku? Apakah aku sudah bahagia? Dianugerahi title seorang ibu, istri, dan wanita sendiri sangat aku syukuri, walaupun terkadang title itu membuat aku kebingungan akan jati diriku sendiri. Apakah aku seorang ibu yang harus merawat anakku, atau seorang istri yang harus mendampingi suami sampai melupakan kebutuhanku sendiri sebagai seorang wanita dan manusia ? Bahkan, aku pun juga harus ingat bahwa aku adalah seorang anak yang harus membahagiakan ora...

Speech Delay

Hai mommies, kembali lagi dengan ceritaku yang gak jauh-jauh dari anak ya hahaha, semoga belum bosen bacanya. Kali ini, aku mau sedikit cerita mengenai pengalamanku mempunyai anak yang didiagnosis oleh dokter mengalami speech delay. Apa sih speech delay itu? Speech delay yang memiliki artian keterlambatan bicara pada anak. Keterlambatan bicara ini dapat diukur berdasarkan usianya. Keterlambatan bicara ini bisa dideteksi mulai usia 2 bulan, jika anak tidak mengeluarkan suara, bisa jadi kedepannya anak tersebut akan mengalami keterlambatan bicara.  Kasus yang terjadi di anakku ini mulai aku deteksi ketika dia berumur 18 bulan. Disaat seharusnya di umurnya 18 bulan sudah bisa mengucapkan 1-2 kata secara jelas seperti "mama" dan "papa" , anakku masih belum bisa melakukannya. Sebagai acuan tumbuh kembang anakku, aku menggunakan tabel denver ii, mungkin nanti aku akan bahas lebih lengkap lagi mengenai tabel denver ini ya (sekarang kita kembali fokus ke speech delay haha)....