Skip to main content

LAWAN SINAR MATAHARI DENGAN N’PURE CICA BEAT THE SUN

Assalamualaikum yorobuuunn,

Sudah lama tidak berjumpa di blog ya hehe, kali ini aku mau sharing salah satu produk sunscreen favoritku dari Brand N’PURE , yaitu N’PURE CICA BEAT THE SUN nih.

Walaupun aku kadang suka skip skincare-an malem karena kadang udah lelah seharian nemenin anak main, tapi kalau sunscreen kayaknya sekarang gaboleh banget di skip yah, karena memang penting banget nih untuk kalian memakai sunscreen untuk melindungi kulit wajah dari sinar UV yaa, supaya kulit gak kusam, karena kalian tau sendiri kan kondisi bumi saat ini sudah tidak sebaik dahulu ya.

Kalian udah pada tau brand N’PURE belum? N'PURE merupakan brand skincare lokal yang berdiri sejak 2017. Semua produk N’PURE sudah berlabel BPOM, Halal dari MUI, Dermatologically Tested, Fragrance free, Alcohol Free, SLS Free, Silicon Free, Fragrance Free, EU Allergen Free, Minimal Ingredients, dan yang menarik banget buat buibu nih terutama, produknya Bumil and Busui Friendly juga loh. Keren banget ya, bangga deh ada local brand yang kualitas produknya seperti ini.

Untuk produk yang dimiliki oleh N’PURE juga banyak banget loh, kalian bisa langsung cek sendiri di website mereka di www.npureofficial.id lalu jangan lupa follow juga instagramnya @npureofficial , hati-hati kalap ya keracunan produk-produk bagus hahaha.

Aku udah nyobain produk N’PURE mulai dari eye serum, acne spot, dark spot, dan sunscreen mereka. Kali ini aku coba review produk sunscreen mereka dulu ya, next post akan kubahas satu-satu produk N’PURE yang lain hihi, stay tune yaa…

Ok, jadi kita mulai dari packaging dulu yaaa. Sewaktu barangnya datang ke rumah, memakai packaging bubble wrap ya jadi Insya Allah aman, beberapa waktu beli juga dikirimnya pakai box kok jadi bakalan aman produknya jangan khawatir ya.
 

Kemudian untuk packing luarnya seperti ini ya, sebelumnya box nya masih dibungkus plastic wrap juga gitu (maaf lupa kefoto hehe karena udah penasaran pengen dipake haha).


 


Didalam box tersebut barulah berisi produk berupa tube dengan tutup putar, dan untuk ujung tube nya seperti di dalam gambar ya agak meruncing, personally aku suka sih dengan kemasannya, jadi memudahkan saat mengeluarkan produk tidak meleber kemana-mana, dan produk yang keluar juga pas tidak kebanyakan atau terlalu sedikit sekali pencet.




Nah untuk teksturnya sendiri cream berwarna putih, namun setelah di aplikasikan ke kulit wajah menurutku ini termasuk ringan dan hasilnya tidak berminyak di muka sih, tapi tetap melembabkan dan memberi perlindungan. Setelah pakai N’PURE CICA BEAT THE SUN ini aku langsung memakai bb cream juga tidak ada masalah whitecast dan semacamnya sih, jadi berguna juga untuk base make up ini, mantap.

Sekarang, mari kita bahas kandungan yang terdapat di dalam N’PURE CICA BEAT THE SUN ini yaa.

1.      Organic Centella Asiatica Leaf Water

2.       Chrysanthemum Parthenium (Feverfew) Extract

3.       Chamomile Extract

4.       Camellia Sinensis Leaf Extract

Dan untuk UV Protection nya, mengandung :

1.     1.      Etylhexyl Triazone
2.       Isoamyl p-Methoxycinnamate
3.       Parsol SLX
4.       Bis-Ethylhexyloxyphenol
5.       Methoxyphenyl Triazine
6.       Diethylamino Hydroxybenzoyl Hexyl Benzoate

 

Untuk cara penggunaannya mudah banget ya, kalua versi aku sih aku memakai sebanyak 2 jari tangan, lalu di aplikasikan ke wajah secara merata di pagi hari, 30 menit sebelum aktivitas luar ruangan, dan wajib banget re-apply setiap 2 jam sekali kalau berada di luar ruangan terus supaya perlindungannya maksimal.

Untuk claim produknya sendiri yaitu mengandung SPF 50 PA++++ yang dapat melindungi kulit wajah dari sinar UVA dan UVB.


Gimana? Sudah penasaran belum sama produknya? Kalau mau coba produknya aku sih rekomendasiin banget ini, karena udah banyak banget juga yang review produknya.

Semoga membantu kalian yang masih galau mencari sunscreen yaaa, sampai ketemu di review selanjutnyaaa






Comments

  1. Selalu recommend sih produk Npure tuh sunscreennya mantul banget! Gue juga pake😍😍

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Krisis Identitas Diri

Hai kamu, iya kamu yang lagi membaca tulisan ini. Bolehkah aku bertanya padamu, siapa kamu? Siapa namamu? Apa kabarmu? Apakah kamu bahagia? Apa cita-citamu? Apa tujuan hidupmu? Rasanya terlalu banyak pertanyaan yang ku sampaikan. Apakah kamu bisa menjawab semua pertanyaan itu? Jika aku yang ditanya olehmu, sepertinya belum tentu aku bisa menjawabnya. Saat malam, ah sepertinya siang juga pernah bertanya kepadaku mengenai hal ini, aku terkadang hanya bisa terdiam sejenak, kembali menanyakan diriku juga, siapa sebenarnya aku? Apa tujuan hidupku? Apakah aku sudah bahagia? Dianugerahi title seorang ibu, istri, dan wanita sendiri sangat aku syukuri, walaupun terkadang title itu membuat aku kebingungan akan jati diriku sendiri. Apakah aku seorang ibu yang harus merawat anakku, atau seorang istri yang harus mendampingi suami sampai melupakan kebutuhanku sendiri sebagai seorang wanita dan manusia ? Bahkan, aku pun juga harus ingat bahwa aku adalah seorang anak yang harus membahagiakan ora...

Tummypedia - 3 Langkah Hebat Dukung Kesehatan Perut Anak

Halo mommies, apa kabarnya? Semoga masih waras menemani kegiatan si kecil selama pandemi ini ya. Apakah si kecil sudah buang air besar hari ini? Jangan lupa selalu dipantau ya mom, karena pencernaan itu ibarat otak kedua bagi manusia.  Apakah mom sudah tahu kriteria pencernaan yang baik? Kalau belum aku mau berbagi sedikit ilmu dari webinar yang diadakan @bebeclub Bersama dr. Gia Pratama (Pemerhati Kesehatan Anak) mengenai mitos-mitos masalah perut si kecil yang sering salah, kriteria pencernaan yang baik, serta tips untuk menjaga kesehatan penceraan anak. Aku coba sharing mengenai kriteria pencernaan yang baik dulu ya mom. Menurut dr. Gia, berikut merupakan beberapa kriteria pencernaan yang baik : Frekuensi buang air besar teratur, 1-2 hari sekali, jika sudah lebih dari 4x maka terindikasi diare, 2-3 hari sekali terindikasi konstipasi. Konsistensi feses tidak keras dan tidak encer. Buang gas dan sendawa. Berat badan dan mood anak stabil dan terjaga dengan baik. Kulitnya seh...

Speech Delay

Hai mommies, kembali lagi dengan ceritaku yang gak jauh-jauh dari anak ya hahaha, semoga belum bosen bacanya. Kali ini, aku mau sedikit cerita mengenai pengalamanku mempunyai anak yang didiagnosis oleh dokter mengalami speech delay. Apa sih speech delay itu? Speech delay yang memiliki artian keterlambatan bicara pada anak. Keterlambatan bicara ini dapat diukur berdasarkan usianya. Keterlambatan bicara ini bisa dideteksi mulai usia 2 bulan, jika anak tidak mengeluarkan suara, bisa jadi kedepannya anak tersebut akan mengalami keterlambatan bicara.  Kasus yang terjadi di anakku ini mulai aku deteksi ketika dia berumur 18 bulan. Disaat seharusnya di umurnya 18 bulan sudah bisa mengucapkan 1-2 kata secara jelas seperti "mama" dan "papa" , anakku masih belum bisa melakukannya. Sebagai acuan tumbuh kembang anakku, aku menggunakan tabel denver ii, mungkin nanti aku akan bahas lebih lengkap lagi mengenai tabel denver ini ya (sekarang kita kembali fokus ke speech delay haha)....